Langsung ke konten utama

Postingan

Review Wijaya Platinum Skincare

Mari, kita sharing lagi... Sebelumnya udah sharing tentang Vidiz Baniar , sebetulnya asyik-asyik aja sih perawatan di situ, tapi lokasinya jauh juga dari rumah, lama-lama berasa cape di jalan... hehehe akhirnya makin lama makin jarang ke sana dan mulai memutuskan untuk lepas. Hari ini hari ke-14 pakai produk dari Skincare lain, yup... 2 minggu yang lalu akhirnya aku mutusin untuk coba wijaya platinum skincare. Seperti biasa, yang awal dikhawatirkan itu adalah masalah keuangan, ya, takut laham, diluar budget. Tapi berhubung betul-betul serius banget pengen perawatan lagi setelah sekian lama, dan inget rekomend dari sepupu di Jakarta akhirnya aku memberanikan diri buat masuk ke sini, Wijaya Skincare di Jl. Karapitan. Awalnya hanya facial aja aku coba sekitar 2 kali, aku cukup nyaman sama facialnya, untuk harga termasuk cukup murah, mulai 95rb sampai 150rb aja tergantung jenisnya. Tapi karena ga tahan sama bruntus2 di daerah jidat, akhirnya coba konsul dokter deh. Hari itu aku ketem...

Review Vidiz Baniar Skin Care

Hai Cantik... Kali ini pemilik blog mau sedikit sharing info tentang perawatan wajah di Skin Care... Sehubungan dengan aku dulunya korban iklan, akhirnya hampir semua produk yang menggoda dicoba... tapi sayang, reaksi kulit ga bersahabat, akhirnya kulit aku yang memang cenderung berminyak dan berjerawat ini jadi kusam, jerawat tetep nangkring, setiap bangun tidur rasanya kulit ga cerah dan pastinya merusak mood apalagi kalau lagi ngaca. Setelah cari-cari info kesana-kemari, aku yang baru masuk kerja dengan gaji awal yang standar mulai banding-banding skincare yang ga bikin kantong kempes, he... he... he... maklum lah,, bukannya ga mau cari yang mahal tapi apa daya... Akhirnya dapet info dari adiknya temen kantor ku untuk ke skincare yang ada di daerah antapani, namanya Vidiz Baniar Skincare. Pasiennya lumayan banyak juga, akhirnya setelah awal konsultasi facial detox (katanya sih untuk menghilangkan zat-zat krim-krim kecantikan yang kemungkinan masih menumpuk di pori-pori kulit) ...

Pemilihan Nama Badan Hukum

Mungkin beberapa orang dari teman-teman yang sedang walking blog ini ada yang berminat menjadi pengusaha dan mendirikan perusahaan baik itu berupa PT mapun CV, sebagai pemilik perusahaan tentunya kita menginginkan nama yang bagus dan unik yang membawa kesuksesan perusahaan kedepannya. Untuk kali ini yang akan dibahas bukan masalah hoki atau tidak hoki suatu nama perusahaan ya, tapi mengenai hubungan nama perusahaan dengan bidang usahanya.  Untuk pembuatan CV tidak ada aturan yang khusus mengenai penamaan, para pendiri bisa memilih nama yang disukai dan biasanya sudah pasti di accept, lain hal nya dengan penamaan PT, untuk memberikan nama PT, terlebih dahulu harus dilakukan pengecekan nama melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) karena nama PT tersebut hanya akan ada 1 di seluruh Indonesia, sehingga nama PT yang satu dengan PT lainnya tidak bisa mirip apalagi sama. Untuk nama PT itu sendiri harus berbahasa Indonesia dan memiliki arti misalnya PT. Bina Media Nusanta...

Cari Kerja

Akhirnya lulus jugaaaa...... Riwayat setahun yang lalu Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang, begitulah nyatanya apa yang aku inginkan terkabul. Hmmmhhhh... Pengen jadi HRD Ceritanya,,, koran Sabtu ga kelewat aku beli, kutandai tiap lowongan yang ada "HRD" nya. Ya, meskipun aku tahu dari banyak orang kalau zaman sekarang ini cari kerja ngga gampang, katanya. iya juga lama-lama memang kerasa susahnya sampai berlalu satu bulan pertama tanpa hasil, bulan kedua juga tanpa hasil, bulan ketiga juga tanpa hasil, capek juga,, ada hasil paling banter juga sampai tahap interview. Ya, maklum aku bukan orang yang banyak koneksi dan juga bukan orang bermodal gede yang bisa bikin usaha gede sekejap mata. Ngga boleh nyerah, meskipun Dewi Fortuna belum berpihak padaku, tapi kerja keras pasti bisa mengalahkan Dewi Fortuna, ahaha, menghibur diri sendiri. Sampai pada suatu ketika sampailah aku di penghujung pencarian, #halagh Sebuah perusahaan tekstil yang letaknya jauh dari rumah akhirnya meng...

Kisah Bapak-bapak Bertopi...

Kisah hari ini tentang bapak-bapak bertopi yang ketemu aku berkali-kali,, Satu... Bapak-bapak bertopi itu menahanku yang sedang berjalan keluar tak jauh dari rumah di daerah Dago, "neng, mau tanya kalau jalan ke Cimahi itu kemana ya?" "Ya, jauh, Pak, lumayan." jawabku. "Oh, gitu, saya mau mau pulang, neng, kebetulan uang saya cuma tinggal 1000, bisa minta tolong tambahin untuk angkot?" pintanya memelas. Dengan rasa iba akhirnya aku berikan uang untuk ongkosnya... Dua... Bapak-bapak bertopi itu menahanku yang sedang berjalan keluar tak jauh dari rumah, "neng, mau tanya kalau jalan ke Lembang itu kemana ya?" aku tunjukan arahnya, "masih ke atas lagi, Pak..." "Masih jauh engga?" tanyanya lagi. "Lumayan, Pak..." "Oh, gitu, saya mau ke Lembang, neng, kebetulan uang saya cuma tinggal 1000, bisa minta tolong tambahin untuk angkot?" pintanya memelas. Dengan rasa iba akhirnya aku berikan uang untuk ongkosnya... set...

PKM-Start to Write

Bosan dengan kegiatan di kampus? Ini salah satu solusinya untuk kawan-kawan yang senang dengan kegiatan tulis menulis. Di luar sana sebetulnya banyak kegiatan yang bisa kawan-kawan ikuti untuk mengisi waktu luang, dan salah satunya adalah Program Kegiatan Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ( DIKTI ), Departemen Pendidikan nasional. Kegiatan ini sangat menarik, karena kawan-kawan pada dasarnya hanya tinggal memiliki niat dan kemauan untuk memulai, dan bagi kawan-kawan yang proposalnya lolos tentu saja akan dibiayai untuk melanjutkan kegiatan sesuai dengan yang diajukan. Jadi, apa salahnya untuk mencoba? Beberapa bidang PKM yang bisa kawan-kawan mahasiswa ikuti diantaranya: 1. PKM Penelitian (PKM-P); 2. PKM Penerapan Teknologi (PKM-T); 3. PKM Kewirausahaan (PKM-K); 4. PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M); 5. PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI); dan 6. PKM Gagasan Tertulis (P...

SKRIPSI OH MY GOD!!!

Skripsi terdengar mudah, tapi pada perjalanannya ternyata menjadi hal yang susah-susah gampang. Masalah... masalah... masalah... 1. Belum ada judul Kata orang-orang judul itu banyak, ngeliat yang lain udah pada dapet judul bahkan ada yang dapet lebih dari 5 judul yang tinggal diajuin, coba deh ngobrol-ngobrol sama temen, browsing, lihat di kampus lain, bukan untuk nyontek ya, tapi untuk nyari inspirasi, siapa tahu kita dapet judul yang klop. 2. Takut ngajuin judul Judul udah dapet, tapi belum siap mental, akhirnya membuat kita setengah hati, ragu, takut buat ngajuin judul, takut ditolak, takut mentok, takut ngga dikasih solusi, takut dikasih dosen pembimbing yang ngga sesuai harapan, takut ini, takut itu dan takut-takut sebagainya. Padahal kalau kita pikir-pikir lagi, lebih cepat lebih baik, lebih cepat kita tahu kalau judul kita ditolak, lebih cepat juga kita cari judul pengganti, dari pada diem terus tanpa hasil, ya kan??? 3. Malezzzzz Penyakit ini bisa hinggap pada siapa sa...